>
Keutamaan Sholat

Keutamaan Sholat

Diposting pada 12 Nov 2025

(Fiqih)
Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah tersebut memiliki banyak macam dan bentuk, ada yang bersifat wajib dan ada pula yang bersifat sunnah. Di antara ibadah yang dikategorikan wajib adalah shalat lima waktu, yang dilaksanakan pada siang dan malam hari. Setiap muslim yang telah baligh wajib melaksanakan shalat.

Shalat merupakan salah satu ibadah wajib yang harus ditegakkan oleh setiap muslim yang telah baligh. Ibadah ini memiliki tata cara yang khusus serta keistimewaan tersendiri. Karena tingginya kedudukan shalat, maka bagi seorang muslim yang meninggalkannya terdapat ancaman khusus di akhirat kelak. Seorang muslim tidak sepantasnya meremehkan kewajiban shalat ini.

Berikut beberapa keutamaan shalat yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

1. Shalat adalah tiang agama

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ، وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

“Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad.”
(HR. Tirmidzi no. 2616, hasan sahih)

Imam Ibn Rajab al-Hanbali berkata dalam Jāmi‘ al-‘Ulūm wal-Ḥikam (2/100):

"تشبيه الصلاة بالعمود يدل على أن الإسلام لا يقوم إلا بها، كما أن الخيمة لا تقوم إلا بعمودها."
“Perumpamaan shalat sebagai tiang menunjukkan bahwa Islam tidak akan tegak kecuali dengan shalat, sebagaimana tenda tidak akan berdiri tanpa tiangnya.”

2. Shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ:
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ الصَّلَاةُ...

“Sesungguhnya amal pertama yang akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya...”
(HR. Tirmidzi no. 413, dinyatakan hasan sahih)

Imam al-Mubarakfuri menjelaskan dalam Tuhfat al-Ahwadzi (2/314):

"وفي تقديم الصلاة على سائر الأعمال إشارة إلى عظم شأنها، وأنها ميزان الأعمال."
“Didahulukannya hisab shalat atas amal lainnya menunjukkan agungnya kedudukan shalat, dan bahwa ia merupakan timbangan bagi amal lainnya.”

3. Shalat menghapus dosa

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ:
«أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا، هَلْ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ؟»
قَالُوا: لاَ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ، قَالَ: «فَذَلِكَ مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ، يَمْحُو اللهُ بِهِنَّ الْخَطَايَا»

“Bagaimana pendapat kalian jika ada sungai di depan rumah seseorang yang ia mandi di sana lima kali setiap hari, apakah masih tersisa kotoran di tubuhnya?”
Mereka menjawab, “Tidak ada kotoran yang tersisa.”
Beliau bersabda, “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Allah menghapus dosa-dosa dengan shalat itu.”
(HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)

Imam an-Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim (5/190):

"فيه بيان فضل الصلوات الخمس، وأنها تكفر الخطايا الصغائر دون الكبائر، لأنها تحتاج إلى توبة خاصة."
“Hadits ini menjelaskan keutamaan shalat lima waktu, dan bahwa ia menghapus dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar memerlukan tobat khusus.”

Masih banyak lagi keutamaan shalat lima waktu. Seorang muslim tidak boleh menganggap remeh kewajiban ini.

Ibnul Qayyim menegaskan dalam Madarijus Salikin (1/457):

"الصلاة روح الإيمان وعمود الدين، لا يقوم الدين إلا بها، وهي أعظم قربة بعد الشهادتين."
“Shalat adalah ruh iman dan tiang agama. Agama tidak akan tegak tanpa shalat, dan ia merupakan ibadah paling agung setelah dua kalimat syahadat.”

Kita berdoa semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan taufik dan hidayah-Nya agar kita senantiasa menjaga shalat lima waktu dengan sebaik-baiknya.

Bidang Dakwah Yayasan Baiturrahman Prambanan